Widget atas

Kisah Mistis Di Gunung Merapi yang Harus Diketahui Pendaki

Sakmadyone - Selain menyajikan keindahan, Gunung Merapi juga dikenal sebagai gunung yang penuh dengan misteri. Ada banyak kisah mistis yang sering dialami oleh para pendaki maupun masyarakat di sekitar gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini.

Sampai saat ini Gunung Merapi termasuk salah satu gunung di Indonesia yang masih aktif. Dari zaman dulu gunung ini tak pernah berhenti meletus, ternyata hal ini memiliki cerita dan mitos tersendiri. Kenapa Gunung Merapi tidak pernah berhenti melepaskan amarahnya? Dari cerita yang beredar, Gunung Merapi awalnya berada di Laut Selatan Jawa dan saat itu namanya bukan Merapi, melainkan Jamurdwipa dan memiliki penjaga dua orang pengrajin keris yang merupakan kakak beradik.

Namun saat itu para dewa melihat Pulau Jawa hampir tenggelam dan ingin memindahkan Gunung Jamurdwipa ke tengah Pulau Jawa dengan tujuan sebagai penyeimbang. Alasan dipilihnya gunung ini untuk dipindahkan adalah karena lokasinya tidak terlalu jauh dari poros tengah.

Namun saat itu para penjaga belum bersedia karena perkerjaan mereka belum selesai dan saat itu kondisi gunung masih dalam keadaan aktif, tapi para dewa tidak mau tahu dan ingin segera memindahkan gunung tersebut. Dari perselisihan itu dua orang penjaga membuat ancaman, kalau Gunung Merapi dipindahkan dengan kondisi seperti ini, maka kelak bencana demi bencana takkan pernah berhenti. Dan ternyata ancaman itu bukan gertakan semata, kondisi Merapi yang terus erupsi mengeluarkan lahar panas dan wedus gembel adalah buktinya.


Kisah Misteri dan Mitos Gunung Merapi

Cerita mistis dan mitos yang ada di Gunung Merapi belum berhenti sampai di situ saja, ada beberapa kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat tentang kejadian-kejadian aneh di luar nalar manusia yang ada di gunung dengan tinggi 2.930 mdpl ini. Di Gunung Merapi ada tempat-tempat yang memiliki cerita mistis tersendiri. Tempat-tempat itu sudah sangat terkenal di kalangan para pendaki dan masyarakat sekitar. Berikut rangkuman mitos kisah misteri yang ada di Gunung Merapi.

1. Puncak Garuda

Kisah mistis di Gunung Merapi yang pertama adalah Puncak Garuda yang letaknya di puncak Merapi. Konon kabarnya tempat ini sudah hilang akibat letusan Merapi tahun 2010 yang lalu, namun anehnya pada tahun 2015 seorang pendaki bernama Erri Yunanto berhasil mencapai Puncak Garuda. Setelah Erri sampai di puncak dan mengabadikan momen langka itu, tak lama kemudian ia meninggal akibat terpeleset dan terjatuh ke kawah Merapi.

2. Bunker Kaliadem

Bunker biasa digunakan sebagai tempat persembunyian ataupun tempat perlindungan dari bencana. Begitupun juga dengan bunker yang terletak di Gunung Merapi ini. Dulunya bunker ini digunakan oleh warga sekitar lereng Merapi untuk melindungi diri ketika Gunung Merapi erupsi. Namun saat ini bunker tersebut tak lagi digunakan dan beralih fungsi menjadi objek wisata.

Konon kabarnya bunker ini meninggalkan banyak cerita misteri bagi orang-orang yang sudah pernah berkunjung. Bunker ini terletak di Desa Kaliadem yang kini desa tersebut sudah hancur terkena erupsi Merapi tahun 2010 yang lalu. Saat masuk ke dalam bunker, kamu akan disambut dengan suasana gelap yang mencekam, dan kalau beruntung kamu akan mendengar suara tangisan yang menggema di seluruh ruangan bunker yang berbentuk setengah lingkaran itu. Cerita tentang tangisan ini bukan tanpa sebab, karena saat masih berfungsi sebagai tempat berlindung dari awan panas Merapi, ada dua orang relawan yang meninggal terkena lahar panas.

3. Pasar Bubrah

Kisah mistis Gunung Merapi selanjutnya adalah Pasar Bubrah, tapi jangan harap menemui pasar kalau berkunjung ke Merapi. Karena sebenarnya tempat ini adalah tanah kosong yang dipenuhi bebatuan dan pasir hasil erupsi Merapi. Menurut cerita nama Pasar Bubrah berasal dari cerita orang-orang kalau tempat itu merupakan pasar gaib Keraton Merapi. Kabarnya di malam hari tempat itu ramai dengan suara-suara gaib seperti orang sedang melakukan jual beli di pasar.

4. Keraton Merapi


Kabarnya Keraton Merapi adalah kerajaan yang dihuni oleh makhluk gaib sebangsa jin. Dari cerita yang beredar ada seorang pendaki yang melihat orang berpakaian khas Jawa lengkap dengan blangkon dalam jumlah banyak di dekat Pasar Bubrah. Orang yang dimaksud tentu saja bukan orang beneran, melainkan makhluk gaib yang melakukan tugasnya menjaga tempat itu.

Kita semua tahu kalau hutan dan gunung merupakan tempat yang paling nyaman bagi makhluk halus untuk tinggal, berkembang biak, dan mendirikan kerajaan. Itulah alasan kenapa kita harus menjaga ucapan saat berkunjung ke tempat-tempat tersebut. Namun saat ini masih ada juga orang-orang melanggar aturan itu dan akhirnya membuat mereka celaka.