Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Advertisement
Advertisement

Mitos Mitos Gunung Lawu

Mitos Gunung Lawu Bagi Pendaki - Buat kalian yang hobi mendaki, kalian wajib nih mencoba Mendaki Gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah. Gunung apakah itu? Yaps.. Gunung Lawu, gunung ini terletak diperbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, pasnya terletak di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Gunung Lawu berada pada ketinggian 3.265mdpl. Puncak Lawu merupakan salah satu puncak yang paling Indah di Indonesia. Dengan pemandangan yang sangat Indah, Gunung Lawu sangat populer dikalangan Para Pecinta Alam.

Baca Juga: Mitos ari ari kucing

Gunung Lawu merupakan salah satu gunung yang terkenal akan mitosnya. Para pendaki harus benar-benar menjaga tingkah laku dan omongannya. Kalau tidak, sesuatu yang tidak diinginkan bakal menimpa pendaki tersebut. Lalu mitos-mitos apa yang ada digunung lawu? mari simak ulasan berikut ini.

Mitos di Gunung Lawu

Kisah Misteri Gunung Lawu

Dilarang memakai Baju Berwarna Hijau

Yang pertama ada soal mitos warna hijau di gunung lawu, jika kalian ingin mendaki Gunung Lawu, usahakan untuk tidak memakai pakaian yang berwarna Hijau. Mengapa Mendaki Gunung Lawu tidak boleh memakai pakaian warna Hijau? menurut warga sekitar, warna ini merupakan warna keramat di Gunung Lawu. Yang ditakutkan jika tetap menggunakan pakaian warna Hijau mungkin nanti tidak bisa pulang lagi.

Baca Juga: Misteri Bus tersesat masuk Gunung

Bertemu dengan burung Jalak Gading

Burung ini merupakan hewan khas Gunung Lawu. Mitos tentang Burung Jalak Gunung Lawu adalah jika pendaki menemui atau melihat burung ini maka pendaki itu mendapatkan sebuah pertanda baik. Mitos lainnya, Burung ini hanya akan menemui para pendaki yang datang dengan niat tulus, niat baik dan tidak akan merusak alam.

Jumlah Pendaki Genap

Sebelum kalian mau mendaki Gunung Lawu, sebaiknya perhitungkan mitos yang satu ini. Usahakan saat mendaki Lawu, jumlah personil atau rombongan berjumlah Genap. Karena sering terjadi bila ada rombongan yang ndaki Lawu dengan jumlah personil Ganjil maka mereka akan mengalami hal kurang mengenakkan, misal tersesat dan terkilir.

Jangan Ngomong Sembarangan

Gunung ini seperti hidup, bisa mendengarkan suara-suara manusia yang melewatinya. Jangan mengeluh dan melontarkan kata-kata yang tidak pantas atau bicara kotor.

Mitos Gunung Lawu Pasar Setan

Kenapa dinamakan pasar setan? Karena Pasar Setan Gunung Lawu ini tidak kasat mata, hanya ada susunan batu-batuan saja. Tempat ini dipercayai merupakan pasar-pasar bagi makhluk gaib ataupun pasarnya setan. Seringkali para pendaki mendengarkan orang menawarkan "ajeng tumbas nopo mas / mau beli apa mas?" Namun tidak terlihat orang yang menawari itu. Dan jika hal ini terjadi kepada kalian, maka kalian harus membuat apa saja dilokasi pasar tersebut, seperti layaknya anda sedang membeli sesuatu dipasar.

Mitos Gunung Lawu Candi Cetho

Jalur pendakian Lawu Via Cetho banyak orang menyebut jalur yang mistis. Jalur ini dulunya merupakan Rute pelarian Prabu Brawijaya V atau Raja Majapahit yang terakhir, yang kemudian moksa digunung ini.

Baca Juga: Mitos Gunung Merapi

Advertisement
Advertisement

Related : Hukum Asuransi Menurut Islam ( insurance and islamic law )