Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Advertisement
Advertisement

Cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar Bahasa Jawa halus

Sakmadyone.com, Cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar bahasa jawa halus - Saat kita main atau bertamu ke rumah teman maupun pacar, tentunya ketika pulang kita juga harus berpamitan.

Kalau anda orang jawa tentunya harus pamitan menggunakan bahasa jawa halus. Namun tidak semua orang tahu bagaimana tata cara berpamitan yang sopan dan baik.

Ada banyak sekali cara berpamitan yang sopan, namun di kesempatan kali ini Sakmadyone.com akan membagikan cara berpamitan menggunakan Bahasa Jawa.

Apakah kalian sedang mencari cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar bahasa jawa ?

Atau mungkin sudah browsing kesana kemari tapi belum menemukan cara berpamitan pulang dengan orang tua bahasa jawa.

Tenang saja, disini kalian akan menemukan cara pamitan menggunakan bahasa jawa halus, yang tentunya sangat saya sarankan ketika ingin berpamitan pulang dengan ortu pacar kamu.

Kata pamitan ini paling banyak diucapkan oleh orang Jawa, Khususnya dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Cara meminta izin kepada orang tua untuk pergi dengan pacar bahasa jawa


Cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar Bahasa Jawa halus

cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar bahasa jawa halus
pamitan bahasa jawa halus

Beginilah tata cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar menggunakan bahasa jawa. Dengan menggunakan pamitan bahasa jawa halus ini tentunya akan lebih sopan.

1. Nyuwun ngapunten Pak / Bu, amargi sampun sawetawis dalem, kula bade nyuwun pamit. Maturnuwun sampun dikaparengaken sowan, mbok bilih wonten lepatipun, kula nyuwun pangapunten.

( Mohon maaf Pak / Bu, karena sudah lama, saya akan pamit. Terimakasih sudah mengizinkan saya datang, jika banyak salah , saya mohon maaf )

2. Ngapunten Bapak / Ibu, kula nyuwun pamit , menawi wonten salah nyuwun agungipun pangaksami, kula bade wangsul, wonten kabetahan, inggih saestu nyuwun palilahipun.

( Mohon maaf Bapak / Ibu, saya izin pamit, kalau ada salah saya minta maaf, saya pulang karena ada kebutuhan / kepentingan, saya minta maaf banget )

3. Pak / Bu, Kula badhe pamit wangsul rumiyin nggih.

( Pak/ Bu, Saya izin mau pulang dulu ya )

4. Pak / Bu, Kula nyuwun pamit badhe wangsul rumiyin.

( Pak / Bu, Saya minta izin mau pulang dulu )

5. Pangapunten Pak / Bu
Berhubung niki wektune sampun ndalu, Kulo ajeng wangsul, nyuwun pamit kaleh Bapak Ibu lan ( ... nama pacarmu )

( Maaf, Pak / Bu
Karena sudah larut malam, Aku akan pulang,  Saya minta pamit dulu sama Bapak / Ibu dan ( nama pacarmu )

Bahasa Jawa Pulang itu sebenarnya tidak hanya Wangsul aja. Selain wangsul, Bahasa Jawanya pulang ada Kondur dan Mulih.

Tapi dari ketiga itu akan tidak tepat jika diucapkan kepada orang yang lebih tua.

Jadi begini, apakah kalian pernah berpamitan pulang dengan orang tua menggunakan bahasa jawa seperti ini, "Pak, kula badhe kondhur" ?

Menurut anda apakah Pamitan tersebut sudah benar?

Ketika kalian ingin pamitan pulang kepada orang tua atau orang yang lebih tua menggunakan kalimat tersebut, itu sebuah kesalahan.

Kok bisa salah? Bukannya Kondhur itu artinya Pulang ?

Memang kita seringkali mendengar disekitar kita ucapan pamitan seperti itu, dan kebanyakan hal tersebut sudah dianggap benar.

Iya, secara makna emang tidak salah menggunakan kalimat tersebut, namun ketika kita berpamitan kepada orang tua, maka hal itu menjadi kurang tepat.

Dalam bahasa jawa terdapat Unggah Ungguh Basa, yaitu:
  1. Ngoko ( Kasar )
  2. Madya ( Biasa )
  3. Krama ( Halus )
Selengkapnya silahkan baca Unggah ungguh Basa Jawa

Jadi kesimpulannya begini, ketika berbicara kepada seseorang posisi dan status kita maupun lawan bicara itu dapat berubah-ubah. Status yang dimaksud adalah, Usia, Posisi Sosial dan lain sebagainya.

Apa perbedaan Kondhur dan Wangsul ?


Kondhur atau Wangsul itu memiliki arti yang sama, yaitu pulang. Kondhur itu Basa Halus atau Krama, sedangkan Wangsul itu Basa Ngoko.

Selain itu ada hal lain yang harus diperhatikan. Coba kalian simak Ucapan dibawah ini:
  • Pak, kula nyuwun pamit badhe Kondhur rumiyin
  • Bapak mangke badhe Wangsul jam pinten?
Kedua kalimat diatas merupakan penggunaan kalimat yang kurang tepat.

Ketika kalian sedang berbicara kepada orang tua, kalian harus menggunakan Krama Alus untuk Orang Tua, dan Ngoko untuk dirimu sendiri.

Jadi Ucapan atau kalimat yang benar seperti dibawah ini:
  • Pak, kula nyuwun pamit badhe Wangsul rumiyin.
  • Bapak mangke badhe Kondhur jam pinten?
Gimana sudah paham? Aduh pusing yaa hehe. Saya juga ada contoh lain penggunaan Kalimat yang benar, seperti dibawah ini:
  • Ibu Kondhur, kula wangsul
  • Ibu Dhahar, kula nedha
  • Ibu Siram, kula adus
  • Ibu Sare, kula tilem
Intinya seperti itu. Saya disini juga masih belajar, dan tentunya juga masih jauh dari kata baik dan benar.

Tata cara berpamitan yang sopan

Setelah kalian membaca dan memahami contoh kalimat berpamitan bahasa jawa diatas, selanjutnya kalian harus tau juga cara berpamitan yang sopan.

Setelah berpamitan menggunakan Basa Krama Alus tersebut, silahkan salami Orang tua Pacar atau orang tua yang dipamiti, saya sarankan sih sambil dicium tangannya. Hehe

Buat kalian yang Muslim, jangan lupa ucapkan salam.

Cukup sekian artikel tentang Cara berpamitan pulang dengan orang tua pacar Bahasa Jawa halus,  semoga bermanfaat. Terimakasih.

Ditulis Oleh : Sakmadyone

Baca Juga: Ucapan belasungkawa bahasa jawa

Advertisement
Advertisement

Related : Hukum Asuransi Menurut Islam ( insurance and islamic law )